Sumenep, UA Media – Guna memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan para santri, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah Posko 06 menginisiasi program pelatihan berbasis keilmuan dan keterampilan komunikasi di Pondok Pesantren Hidayatul Ulum. Program tersebut dikemas dalam bentuk Kursus Bahasa Arab serta Kursus Literasi dan Public Speaking.
Kegiatan ini secara resmi dimulai pada hari Kamis, 27 Agustus 2026. Menyesuaikan dengan padatnya aktivitas harian santri di pesantren, pelaksanaan kegiatan ini diatur secara fleksibel dan efisien. Kursus Bahasa Arab diselenggarakan dua kali dalam seminggu, yakni pada hari Kamis usai salat Subuh dan Kamis malam usai salat Isya. Sementara itu, Kursus Literasi dan Public Speaking dilaksanakan setiap hari Minggu usai salat Subuh dan Senin malam.
Program pelatihan ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang bagi para santri. Kursus Bahasa Arab dihadirkan agar para santri dapat memperdalam pemahaman terhadap bahasa Al-Qur'an serta literatur Islam klasik secara lebih mendalam. Di sisi lain, pembekalan literasi dan public speaking bertujuan agar santri memahami dasar-dasar olah vokal, penyusunan gagasan, hingga teknik menyampaikan pendapat di depan umum secara percaya diri dan komunikatif.
Salah satu tutor Kursus Bahasa Arab, Nabihatin Nailah, mengatakan bahwa para santri menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, ketertarikan para santri untuk mempelajari Bahasa Arab terlihat dari keaktifan mereka selama mengikuti proses pembelajaran.
“Banyak anak-anak yang sangat antusias ketika kegiatan kursus ini berlangsung. Salah satu dari mereka bahkan meminta tambahan waktu kepada saya untuk belajar Bahasa Arab,” ujar Nabihatin Nailah.
Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa program kursus yang digagas mahasiswa KKN Universitas Annuqayah Posko 06 mendapat respons positif dari para santri. Keaktifan peserta juga menjadi dorongan bagi para tutor untuk terus menghadirkan pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan santri.
"Mahasiswa KKN Universitas Annuqayah Posko 06 berharap kegiatan pelatihan tersebut dapat menjadi bekal berkelanjutan bagi para santri. Ke depan, santri PP Hidayatul Ulum diharapkan tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga tangguh, adaptif, dan siap menjadi dai maupun pemimpin yang mampu berkomunikasi secara efektif di era modern," pungkasnya.