Talango, UA Media -- Kuliah Kerja Nyata Posko 52 Universitas Annuqayah kembali menghidupkan minat santri dalam mempelajari akselerasi baca kitab kuning di Yayasan Sayyid Yusuf.
Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan sekolah pada hari Jumat, untuk menambahkan pembelajaran yang bersifat keagamaan, 11 September 2026.
Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan kembali menghidupkan minat santri dalam mempelajari dan memahami kitab kuning sebagai dasar pembalajaran ilmu keagamaan di lembaga.
Penanggung jawab kegiatan Moh. Jamal Laitsi menyampaikan bahwa santri pada dasarnya hanya kurang menekuni terhadap pembelajaran akselerasi baca kitab kuning. Karena ketika proses bimbingan dilaksanakan, ada sebagian santri yang sudah memahami akan dasar-dasar dari ilmu alat tersebut.
"Santri atau siswa di Yayasan Sayyid Yusuf sebetulnya sudah mempunyai dasar yang cukup kuat dalam mempelajari baca kitab kuning, hanya saja mereka perlu pengawasan dan pendampingan yang lebih intens dalam proses pembelajarannya," ujarnya.
Sindani selaku Koordinator Posko menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada kepedulian anggota KKN dan permintaan secara langsung dari pihak kepala sekolah.
"Sewaktu kami melakukan survei sebelum berangkat KKN, kami menemukan permasalahan tersebut sehingga kami berinisiatif menghidupkan kembali semangat santri dan siswa dalam mempelajari akselerasi baca kitab kuning. Disamping itu, pihak lembaga khususnya kepala sekolah memang mempunyai niat dan rencana untuk mengadakan bimbingan khusus untuk akselerasi baca kitab kuning," ujarnya
Sindani juga menyampaikan bahwa proses pelaksanaan kegiatan ini ditujukan untuk semua siswa dan santri secara umum, hanya saja dia tidak ingin adanya kekangan terhadap siswa dan santri.
"Kegiatan ini kami laksanakan di sekolah dan umum untuk semua siswa dan santri, tapi kami tidak ada unsur paksaan untuk siapa saja yang ingin ikut andil didalamnya." Tambahnya.
Dia juga menyampaikan program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian anggota KKN terhadap bekal siswa dalam membaca dan memahami kitab kuning terlebih yang nantinya akan melanjutkan ke jenjang pendidikan pesantren.
"Kami mempunyai harapan besar agar siswa dan santri mendapatkan dasar pembelajaran terkait akselerasi baca kitab kuning, sehingga mereka lebih mudah dalam membaca dan memahami kitab kuning." Pungkasnya.
Diakhir wawancara penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa antusiasme siswa dan santri sangat tinggi, mulai dari proses penyampaian rencana kegiatan sehingga kegiatan ini berlangsung.
"Alhamdulillah kami merasa sangat senang karena siswa dan santri sangat antusias dalam pelaksanaan kegiatan, dan kami menjadwalkan kegiatan ini setiap hari jumat agar tidak menggangu kegiatan pembelajaran di sekolah. Tambahnya. (And)